Satu Titik Bidik

Di jaman sekarang dapat dikatakan kerusakan benangsilang pesawat ukur lahan tidak pernah terjadi lagi. Ini semua karena dengan kemajuan teknologi dapat membuat goresan di atas kaca (lensa).

Di jaman doeloe benangsilang berupa benang rumah laba-laba atau berupa rambut halus yang dilekatkan di permukaan lensa. Akibat usia ataupun kondisi cuaca, sering benang-benang tersebut hilang atau rusak. Biasanya benangsilang yang tertinggal berupa dua benang terpanjang yang membentuk titik persilangan di pertengahan  diafragma.  Titik tersebut adalah titik yang biasa digunakan untuk membidik tinggi pesawat di rambu ukur yang disebut titik-tengah benangsilang.

Bagaimana menentukan suatu jarak dalam pengukuran dengan hanya memanfaatkan satu titik-tengah benangsilang? Silahkan simak (klik) Hanya 1 Titik

Tentang a2karim99

Member MNI (mantan pengajar Fakultas Kehutanan UnLaM, Kalimantan Selatan, Indonesia sejak 1 Juli 2011)
Pos ini dipublikasikan di Benagsilang, Benang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s