NE-102

NIKON ELEKTRIK TEODOLIT NE-102
(Pembacaan Benang dan Sudut)

Keterangan :
1. Pegangan
2. Pisir (a.atas & b.bawah); pengunting sasaran/target
3. Lensamata Teleskop/teropong (a.lensa okuler, b.sekrup memperjalas benangsilang,
c.sekrup memperjelas bayangan
4. Lensa obyektif
5. Tombol kunci penutup baterai
6. Penutup baterai
7. Titik silang; titik perpotongan antara sumbu horisontal & vertikal ; titik tersebut untuk menentukan ketinggian pesawat
8. Sekrup vertikal (a.pengunci piringan-tegak/gerak-vertikal, b.sekrup pengerak halus)
9. Sekrup horisonntal (a.pengunci piringan-datar/gerak-horisontal dgn plate atas, b.sekrup pengerak halus)
10. Tombol daya (POWER)
11. Plummet optik (a.lensa pengunting untuk memposisi-tegakan pesawat, b. sekrup memperjelas reticle/tanda-lingkaran, c.sekrup memperjelas bayangan x)
12. Nivo (a.tabung & b.kotak)
13. LCD (tampilan sudut vertical & sudut horisontal, kapasitas baterai)
14. Tombol-tombol operasi
15. Plat (a. atas & b.bawah)
16. Sekrup pengunci plat (tanda berupa segitiga menghadap ke bawah)
17. Sekrup pendatar (3 buah) badan pesawat (pengatur gelembung udara dalam nivo)

Info tambahan agar sesuai dengan tujuan sajian artikel ini antara lain:
* bayangan (gambar) dalam teleskop (teropong) tegak dengan pembesaran 30x
* untuk pembacaan jarak tersedia 3 benangsilang dalam diafragma (teleskop) dan dibantu dengan rambu ukur (3 meter)
* satuan sudut disediakan berupa derajat, gon dan mil. Khusus sudut vertikal disediakan konversi sudut ke dalam satuan % (persen).
* nilai konstanta D = 100

Tampilan Operasi
Tampilan operasi ini terdiri dari:
1. layar LCD untuk menampilkan besaran sudut vertikal, sudut horisontal dan kapasitas baterai.
2. Lima tombol operasi yaitu
a. tombol []; tombol ini merupakan tombol pencahaya yang berfungsi sebagai penerang reticle teleskop dan juga layar LCD.
b. tombol [%/VA]; tombol ini berfungsi untuk menampilkan besaran sudut vertikal, termasuk perubahan satuan sudutnya.
c. tombol [R/L]; tombol ini berfungsi untuk menampilkan besaran sudut horisontal, termasuk menolkannya.
d. tombol [HOLD]; tombol ini berfungsi untuk mengunci besaran sudut horisontal yang terbaca.
e. tombol [RESET]; tombol ini berfungsi untuk mengembalian pembacaan sudut horisontal menjadi 0°.

Tampilan operasi ini akan aktif (siap digunakan) setelah dilakukan penekanan tombol daya [POWER].

Satu Balasan ke NE-102

  1. Ping balik: NIKON ELEKTRIK TEODOLIT 102 | Xmantana Lellot's

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s